Selamat pagi, siang, sore, malem visitors. Di hostingan kali
ini kita ada di pembahasan tentang disk quota di linux, di bawah ini ada
beberapa pembahasan tentang disk quota, so... langsung aja cekidot
...................
Quota adalah suatu perangkat administrasi sistem yang berfungsi untuk membatasi dan memantau pemakaian suatu partisi oleh user atau pun group
Disk quota bisa diterapkan berdasarkan ruang disk (block quota) atau berdasarkan jumlah file (inode quota)
Disk quota bisa diterpakan per user atau per group,
- jika diterapkan per user maka quota yang diterapkan mutlak milik user tersebut, misal : user hosana memiliki disk quota 5 MB, maka total 5MB tersebut adalah mutlak milik user johana.
- jika disk quota diterapkan per group maka kapasitas yang ditetapkan adalah milik bersama group tersebut, misal : user johana dan joseph adalah anggota group derivan, jika group derivan diberi quota sebesar 10 MB maka kapasitas tersebut adalah milik user johana dan joseph, jadi misalkan user johana menggunakan sebanyak 6MB maka masih terdapat 4MB untuk digunakan oleh user joseph
Pembatasan disk quota ditentukan oleh dua kategori yaitu hard limit dan soft limit
- batas hard limit adalah batas yang tidak dapat dilewati, jika user telah mencapai batas hard limit maka user tersebut tidak dapat memasukkan data lagi ke hard disk, contoh jika user johana memiliki quota 5 MB dan sudah digunakan 4.5 MB dengan demikian sisanya tinggal 0.5 MB jika kemudian dia mencoba untuk menyimpan file sebesar 0.7MB maka sistem akan menolaknya.
- soft limit adalah batas yang bisa dilewati, namun hanya dalam periode tertentu, periode tersebut disebut dengan grace period, defaultnya nilai grace period adalah 7 hari, umumnya nilai hard limit lebih besar dari soft limit. untuk lebih jelas perhatikan contoh berikut, misalkan user johana diberikan soft limit sebesar 10 MB, hard limit 15 MB, serta grace period 3 hari, jika user johana sudah menggunkan kapasitas hard disk sebesar 12 MB maka nilai soft limitnya sudah terlewati, dengan demikian perhitungan grace period dimulai, jika dalam waktu 3 hari user optimus belum mengurangi penggunaan disknya sampai di bawah soft limit, maka dia tidak dapat menggunakan disk lagi walaupun nilai hard limitnya belum di capai, jika user johana mengurangi batas penggunaan disknya sampai di bawah 10 MB maka nilai grace period kembali di reset ke 3
Dalam menerapkan quota terdapat 4 utiliti pokok yaitu :
• quota check : melakukan pengecekan pengecekan terhadap
partisi yang menerapkan quota
• quotaon : untuk mengaktifkan quota pada partisi yang
bersangkutan
• quotaoff : untuk mematikan quota
• repquota : untuk melaporkan status quota saat ini
Perencanaan Quota
Sebelum seorang administrator menerapkan disk quota,
sebaiknya terlebih dahulu harus dibuat perancanaan, setiap user memiliki
direktori sendiri yang ditempatkan pada direktori /home dan user hanya memiliki
hak untuk memodifikasi isi direktori home miliknya. jadi pembatasan akan
dilakukan pada direktori home milik user, ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menerapkan disk quota :
1. Usahakan jangan menerapkan quota pada partisi sistem, hal
ini untuk menghindari kerusakan yang mungkin saja timbul akibat dari
penerapan disk quota, walaupun kemungkinan terjadi kerusakan sangatlah kecil
2. Penerapan disk quota secara default hanya berpengaruh
pada direktori /home oleh karena itu sebaiknya direktori /home ditempatkan
pada partisi tersendiri
3. Tentukan jumlah user yang akan ditampung beserta besarnya quota untuk tiap-tiap user, misal ada 100 user dan setiap user akan diberi quota sebesar 20 MB, sehingga total kapasitas hard disk yang diperlukan sebaiknya lebih dari 2GB, dengan demikian partisi untuk direktori /home minimal harus 2 GB, dan perhitungan harus berdasarkan nilah hard limit bukan soft limit
No comments:
Post a Comment