Selamat pagi siang sore dan
malam bagi visitor yang sedang mengunjungi blog saya.. kali ini saya mau
membuat hosting tentang tipe pengkabelan yang digunakan pada jaringan, materi
yang akan saya sampaikan adalah materi yang saya dapat dari sekolah, jadi mohon
maaf kalo isinya kurang lengkap.. yuk langsung saja kita pokok materi nya...
cekitdown
Tipe Pengkabelan
A.
Kabel
Coaxial
Coaxial Cable Adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah
konduktor. Pusatnya berupa inti kawat padat yang dilingkupi oleh sekat yang
kemudian dililiti lagi oleh kawat berselaput konduktor. Jenis kabel
ini biasa
digunakan untuk jaringan dengan bandwith yang tinggi. Kabel coaxial mempunyai
pengalir tembaga di tengah (centre core). Lapisan plastik (dielectric
insulator) yang mengelilingi tembaga berfungsi sebagai penebat di antara
tembaga dan “metal shielded“. Lapisan metal berfungsi untuk menghalang
sembarang gangguan luar dari lampu kalimantang, motors, and perlatan elektonik
lain. Lapisan paling luar adalah lapisan plastik yang disebut Jacket plastic.
Lapisan ini berfungsi seperti jaket yaitu sebagai pelindung bagian terluar.
Kabel coaxial terkadang digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa
produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.
·
Penggunaan
Kabel Coaxial
Kabel coaxial terkadang digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa
produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.
Protokol
Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
1. 10Base5 / Thin Ethernet

Ethernet merupakan jenis pengkabelan dan pemrosesan sinyal untukdata
jaringan computer yang dikembangkan oleh robot metcaife dan David Boggs di
Xerox Alto Research Center (XARC) pada tahun 1972. Ethernet merupakan sebuah
teknologi yang sudah dikenali masyarakat luas sebagai interface yang digunakan
untuk konektivitas perangkat computer maupun laptop.
2.
Thick
Ethernet (thicknet)
Thicknet adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8 yang
merupakan kabel “original” Ethernet, kabel ini tidak digunakan lagi untuk LAN
modern.
B. Twisted Pair
1. UTP (Unshielded Twisted Pair)
adalah sebuah jenis
Kabel Jaringan yang menggunakan bahan dasar Tembaga, yang tidak dilengkapi
dengan shield internal. UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering
digunakan di dalam Jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang rendah,
fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam kabel UTP,
terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau
kerusakan tapi, tidak seperti kabel Shielded Twister-pair(STP), insulasi
tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik
Tipe kategori Kabel UTP / Unshielded Twisted Pair :
×
Kategori 1 : Untuk koneksi suara / sambungan
telepon/telpon
×
Kategori 2 : Untuk protocol localtalk (Apple)
dengan kecepatan data hingga 4 Mbps
×
Kategori 3 : Untuk protocol ethernet dengan
kecepatan data hingga 10 Mbps
×
Kategori 4 : Untuk protocol 16 Mbps token ring
(IBM) dengan kecepatan data hingga 20 Mbps
×
Kategori 5 : Untuk protocol fast ethernet dengan
kecepatan data hingga 100 Mbps.
2. STP (Shielded Twisted Pair)
Shielded twisted pair” adalah jenis kabel telepon yang
digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk
tiap pasangan kabel (”twisted pair”).Dilihat dari namanya Shielded Twisted
Pair, kabel networking tipe ini terdiri dari 4 pasang dawai kabel yang
masing-masing pasangdipelintir. Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik
perlindungan dan antisipasi tekukan kabel. STP yang diperuntukkan bagi
instalasi jaringan ethernet memiliki resistansi atas interferensi
elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa perlu meningkatkan ukuran fisik
kabel. Kabel STP memiliki kelebihan dan kekurangan persis samadengan kabel UTP,
memiliki satu hal keunggulan yakni jaminan proteksi jaringan dari
interferensi-interferensi eksternal dan harganya lebih mahal dari UTP. Tidak
seperti kabel Coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukanbagian dari sirkuit
data, karena itu perlu di-ground pada setiap ujungnya. Kabel STP tidak dapat
dipakai dengan jarak lebih jauh tanpa bantuan device penguat (repeater). Konektor
RJ-45 & Tang Crimping Konektor RJ-45 digunakan untuk memasang kabel UTP dan
memiliki 8 buah pin sebagai media transmisi data. Kabel UTP disusun berdasarkan
warna yang telah ditentukan (urutan STRAIGHT atau CROSS) kemudian dimasukkan ke
konektor RJ- 45 dengan menggunakan sebuah tang khusus bernama tang crimping.
C. Fiber Optik
Kabel fiber
optik dibuat dari kaca yang dibungkus oleh pelindung dan material penguat.
Fiber optik menggunakan cahaya untuk menghantar isyarat, berbeda dengan kabel
tembaga yang menggunakan sinyalelektronik. karena itu kabel jenis ini tidak
terpengaruh dengan gangguan elektromagnet. Kabel fiber optik sangat sesuai
digunakan di kawasan yang banyak gangguan elektromagnet dan jarak yang jauh.
Kabel fiber optik mendukung transmisi data berkecepatan tinggi tidak sama
halnya dengan kabel tembaga (UTP dan Coaxial). besarnya data yang dapat di
transmisikan memungkinkan penggunaan komunikasi yangmembutuhkan kecepatan
seperti video konference. 10BaseF, 100BaseF, 1000BaseF merujuk kepada spesifikasi
fiber optik yang membawa sinyal ethernet, angka F merujuk kepada Fiber.
Connector yang selalu digunakan untuk menyambung kabel fiber optik ialah ST
connector yang menyerupai BNC Connector. Namun begitu SC connector akan menjadi
lebih populer karena mudah digunakan. Penggunaan fiber optik umumnya digunakan
pada jaringan besar dan jaringan tulang punggung (backbone). Tipe ini berisi
satu serat kaca tipisyang mengalirkan data dalam pulsa cahaya. Cahaya pulsa
merepresentasikan informasi digital yang dibawamelalui jaringan. Harga dan
instalasi fiber optik memang mahal walaupun kini semakin turun karena itu pada
umumnya orang kemudian mengkombinasikannya dengan kabel tembaga. berdasarkan
jalur sinyal yang dikirimkan, FO dibagi menjadi 2, yaitu Single mode dan Multi
mode.
Sumber : http://andi-profile.blogspot.co.id/2010/09/1-gambar-dan-jelaskan-bagian-bagia-dari.html
No comments:
Post a Comment